Jadi Top Score, Suarez Tetap Merendah

ChannelBola – Striker berkebangsaan internasional Uruguay milik Barcelona, Luis Suarez dikabarkan sedang berbahagia di karenakan pada musim ini dirinya itu telah membantu timnya itu Barcelona mengraih trofi La Liga Spanyol sekaligus dirinya itu menyabet gelar penghargaan top score pada musim ini.

Tiga Golnya yang telah di bekukan itu ke gawang Granada pada laga terakhir Liga Spanyol itu 14 Mei 2016 itu akhirnya telah membulatkan angka torehan gol yang telah dirinya raih itu pada papan score pada musim ini dengan raihan gol terbanyak yakni dengan torehan 40 angka dari 34 pertandingan yang telah dia bekukan di papan score La Liga Spanyol bersama timnya itu Barcelona.

Meski ketajamannya di depan gawang lawan itu tidak perlu di ragukan lagi sehingga pada musim ini striker berkebangsaan internasional Uruguay itu Luis Suarez tersebut menyabet gelar penghargaan top score pada musim ini dan dirinya itu tidak menyobongkan diri. Dirinya menilai bahwa apa yang telah dia capai itu adalah tidak lepas dari peran rekan satu skuad timnya itu.

” Sebelumnya saya berterima kasih kepada rekan setim saya yang telah berusaha pada musim ini, karena saya bisa mencetak gol banyak pada musim ini dan saya bisa mencetak banyak gol pada musim ini tidak lepas dari berkat kerja sama tim yang baik dan pada musim ini Saya sangat senang karena mengantarkan tim saya mengarih titel gelar trofi La Liga Spanyol sekaligus menyabet perhargaan top score pada musim ini,” Ungkap mantan pemain Liverpool, Luis Suarez.

Pada musim ini torehan gol yang telah di bekukan oleh striker berkebangsaan Uruguay itu Luis Suarez yang menarik adalaha dirinya telah mencetak gol hattrick sebanyak 4 kali pada musim ini berseragam Barcelona.

Tim raksasa Spanyol asal Catalan itu Barcelona itu yang tidak sia-sia mengocek dana besar untuk mendatangkan striker berkebangsaan Uruguay itu dari tim raksasa asal Inggris, Liverpool itu bersama dengan striker top seperti Lionel Messi dan Neymar itu lini depan besutan pelatih asal Spanyol, Luis Enrique menjadi momok menakutkan bagi para pemain bertahan lawan.