Valencia Paling Boros Borong Pemain

Valencia Paling Boros Borong Pemain – Dikabarkan untuk masalah pembelian pemain-pemain baru ke klub masing-masing yang membutuhkan saat ini Valencia yang menjadi salah satu klub yang memiliki dana banyak dan memberanikan diri untuk memborong pemain-pemain baru dengan menghabiskan uang yang paling banyak dibandingankan dengan beberapa klub papan atas seperti Atletico Madrid, Real Madrid dan juga Barcelona. Ketiga klub ini masih dibawah Valencia dalam proses pembelian pemain baru. Valencia akan mencoba untuk menaikkan perfoma mereka pada awal musim yang akan datang ini demi meraih hasil-hasil sempurna yang diinginkan.

Sebelum pembelanjaan pemain ditutup, sampai saat ini untuk La Liga Spanyol terdapat empat klub saja yang berani mengeluarkan dana yang banyak untuk memborong pemain yang diinginkan mereka. Dalam empat klub tersebutlah yang memiliki nilai persentase paling besar dibandingkan dengan klub-klub lain. Empat klub ini pembelanjaannya sudah mencapai hingga 80 %. Berarti klub lainnya hanya mengeluarkan dana sekitar 20 % saja. Dalam empat klub ini terdapat Valencia, Atletico Madrid, Real Madrid dan juga Barcelona. Real Madrid dan Barcelona pembelanjaannya hanya berkisar 112 juta euro.

Untuk Valencia sendiri, mereka sudah belanjakan pemain sebanyak lima orang pemain yang diinginkannya dengan total pembelanjaannya sebesar 109 juta euro. Dengan pembelanjaan sebesar 109 juta euro ini membuat mereka menduduki peringkat paling atas yang paling boros. Sementara untuk klub yang berada dibawah Valencia adalah Atletico Madrid yang sudah memborong pemain sebanyak lima orang pemain juga dengan harga 98 juta euro. Atletico Madrid hanya berselisih 11 juta saja dalam pembelanjaan pemain saat ini.

Disamping empat klub yang berani buang uang banyak, terdapat juga salah satu klub yang sampai saat ini belum melakukan pembelanjaan apapun. Klub tersebut sangat irit dalam pembelanjaan pemain yang dikarenakan sang pelatihnya sudah merasa cocok dengan pemain lamanya jadi mereka tidak akan menambahkan pemain baru ataupun menjual pemainnya sendiri ke klub lain. Maka dari itu mereka tetap akan mengirit keuangan mereka demi klub dan gaji para pemain mereka.